jangan ragu lagi untuk mencoba shuttlecock ini buktikan dan rasakan kualitas
performancenya .... shuttlecock kami jamin kualitasnya bila goyang kami garansi tukar dengan yang baru...
bila berminat hub email : shuttlecock8989@gmail.com atau hub +6283874505066 via sms/telp respon cepat
shuttlecocks 89 tested the quality and speed ...
shuttlecock 89 quality at affordable prices is not in doubt ....
Do not hesitate to try this shuttlecock prove and feel the quality
its performance ....
We guarantee the quality shuttlecock... if shuttlecock shake...we replace with a new....
if interested email hub: shuttlecock8989@gmail.com or hub +6283874505066 via sms/telp respon fast
shuttlecock tanpak bungkus
shuttlecock tanpak tanpa bungkus
Spesifikasi :
Berat 4,9 gram
Diameter 6,7 cm
Gabus EVA
speed 77 dan 78(sesuai permintaan)
Harga mulai dari Rp 37.000
Mungkin harga yang kami berikan relatif lebih mahal sedikit saja karena
kami membuat dengan kualitas yang baik dan sudah teruji kualitasnya
sudah sampai ke luar negeri (malaysia dan australia) mahal sedikit tapi
mendapat kualitas yang internasional it's OK lah hehe.
Dan bagi yang di daerah (jabotabek) akan terasa murah karena kami
beroprasi di daerah jabotabek sehingga meringankan ongkos kirim
teman-teman sekalian yang di daerah sekitar jabotabek...
kunjungi lapak kami di kakus juga click
untuk lihat testinya
jika berminat silahkan email saya untuk negosiasi
dan kami menjual shuttlecock oplosan (tanpa merek)
if interested please email me to negotiate
and we sell the shuttlecock oplosan (no brand)
kunjungi :
» Read More...
jangan ragu lagi untuk mencoba shuttlecock ini buktikan dan rasakan kualitas
performancenya .... shuttlecock kami jamin kualitasnya bila goyang kami garansi tukar dengan yang baru...
bila berminat hub email : shuttlecock8989@gmail.com atau hub +6283874505066 via sms/telp respon cepat
shuttlecocks 89 tested the quality and speed ...
shuttlecock 89 quality at affordable prices is not in doubt ....
Do not hesitate to try this shuttlecock prove and feel the quality
its performance ....
We guarantee the quality shuttlecock... if shuttlecock shake...we replace with a new....
if interested email hub: shuttlecock8989@gmail.com or hub +6283874505066 via sms/telp respon fast
shuttlecock tanpak bungkus
shuttlecock tanpak tanpa bungkus
Spesifikasi :
Berat 4,9 gram
Diameter 6,7 cm
Gabus EVA
speed 77 dan 78(sesuai permintaan)
Harga mulai dari Rp 37.000
Mungkin harga yang kami berikan relatif lebih mahal sedikit saja karena
kami membuat dengan kualitas yang baik dan sudah teruji kualitasnya
sudah sampai ke luar negeri (malaysia dan australia) mahal sedikit tapi
mendapat kualitas yang internasional it's OK lah hehe.
Dan bagi yang di daerah (jabotabek) akan terasa murah karena kami
beroprasi di daerah jabotabek sehingga meringankan ongkos kirim
teman-teman sekalian yang di daerah sekitar jabotabek...
kunjungi lapak kami di kakus juga click
untuk lihat testinya
jika berminat silahkan email saya untuk negosiasi
dan kami menjual shuttlecock oplosan (tanpa merek)
if interested please email me to negotiate
and we sell the shuttlecock oplosan (no brand)
kunjungi :
» Read More...
jangan ragu lagi untuk mencoba shuttlecock ini buktikan dan rasakan kualitas
performancenya .... shuttlecock kami jamin kualitasnya bila goyang kami garansi tukar dengan yang baru...
bila berminat hub email : shuttlecock8989@gmail.com atau hub +6283874505066 via sms/telp respon cepat
shuttlecocks 89 tested the quality and speed ...
shuttlecock 89 quality at affordable prices is not in doubt ....
Do not hesitate to try this shuttlecock prove and feel the quality
its performance ....
We guarantee the quality shuttlecock... if shuttlecock shake...we replace with a new....
if interested email hub: shuttlecock8989@gmail.com or hub +6283874505066 via sms/telp respon fast
shuttlecock tanpak bungkus
shuttlecock tanpak tanpa bungkus
Spesifikasi :
Berat 4,9 gram
Diameter 6,7 cm
Gabus EVA
speed 77 dan 78(sesuai permintaan)
Harga mulai dari Rp 37.000
Mungkin harga yang kami berikan relatif lebih mahal sedikit saja karena
kami membuat dengan kualitas yang baik dan sudah teruji kualitasnya
sudah sampai ke luar negeri (malaysia dan australia) mahal sedikit tapi
mendapat kualitas yang internasional it's OK lah hehe.
Dan bagi yang di daerah (jabotabek) akan terasa murah karena kami
beroprasi di daerah jabotabek sehingga meringankan ongkos kirim
teman-teman sekalian yang di daerah sekitar jabotabek...
kunjungi lapak kami di kakus juga click
untuk lihat testinya
jika berminat silahkan email saya untuk negosiasi
dan kami menjual shuttlecock oplosan (tanpa merek)
if interested please email me to negotiate
and we sell the shuttlecock oplosan (no brand)
kunjungi :
» Read More...
jangan ragu lagi untuk mencoba shuttlecock ini buktikan dan rasakan kualitas
performancenya .... shuttlecock kami jamin kualitasnya bila goyang kami garansi tukar dengan yang baru...
bila berminat hub email : shuttlecock8989@gmail.com atau hub +6283874505066 via sms/telp respon cepat
shuttlecocks 89 tested the quality and speed ...
shuttlecock 89 quality at affordable prices is not in doubt ....
Do not hesitate to try this shuttlecock prove and feel the quality
its performance ....
We guarantee the quality shuttlecock... if shuttlecock shake...we replace with a new....
if interested email hub: shuttlecock8989@gmail.com or hub +6283874505066 via sms/telp respon fast
shuttlecock tanpak bungkus
shuttlecock tanpak tanpa bungkus
Spesifikasi :
Berat 4,9 gram
Diameter 6,7 cm
Gabus EVA
speed 77 dan 78(sesuai permintaan)
Harga mulai dari Rp 37.000
Mungkin harga yang kami berikan relatif lebih mahal sedikit saja karena
kami membuat dengan kualitas yang baik dan sudah teruji kualitasnya
sudah sampai ke luar negeri (malaysia dan australia) mahal sedikit tapi
mendapat kualitas yang internasional it's OK lah hehe.
Dan bagi yang di daerah (jabotabek) akan terasa murah karena kami
beroprasi di daerah jabotabek sehingga meringankan ongkos kirim
teman-teman sekalian yang di daerah sekitar jabotabek...
kunjungi lapak kami di kakus juga click
untuk lihat testinya
jika berminat silahkan email saya untuk negosiasi
dan kami menjual shuttlecock oplosan (tanpa merek)
if interested please email me to negotiate
and we sell the shuttlecock oplosan (no brand)
kunjungi :
» Read More...
Sebagai pemain bulu tangkis dia dapat dikatakan sebagai pemain yang
serba lengkap. Dengan permainan net yang tajam dan halus, stroke-nya
lengkap, smash-nya keras kerap membuat lawan-lawannya kalang kabut.
Dilakukan sambil melayang, shuttlecock dipukul saat tubuh belum
menyentuh tanah. Smash yang dilakukan sambil meloncat juga menjadi trade
mark tersendiri dengan sebutan King Smash. Perkenalkan: Liem Swie King!
Pada malam yang bersimbah keringat itu dia berhasil mengalahkan
maestro bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono. Pada pertandingan final
All England 1978 itu terjadi all Indonesia final. Dan itulah pertama
kali King menjadi juara All England. Dan sejak saat itulah Liem Swie
King memyedot animo dari para pecinta bulu tangkis Indonesia, namanya
mulai disegani lawan.
Bulu tangkis adalah kegemaran King sejak kecil. Pria yang lahir di
Kudus 28 Februari 1956 itu mengaku, dulu ketika akan bermain dia
memasang sendiri net di lapangan. King juga ingat betapa sikap keras
ayahnya. Sudah barang tentu Sang Ayah akan marah besar setiap kali dia
pulang dengan tertunduk karena kalah. Itulah yang memacu dirinya untuk
bisa menjadi juara.
Dari sebuah gudang pabrik rokok Djarum itulah semua cerita dimulai.
Gudang yang pada pagi hingga siang digunakan sebagai tempat produksi.
Pada sore harinya, setelah hiruk pikuk pekerjaan melinting rokok
selesai, kemudian disulap menjadi lapangan bulu tangkis. Tidak hanya
karyawan tetapi juga masyarakat umum, termasuk Liem Swie King berlatih
di antara aroma sisa-sisa tembakau. Di antara orang-orang yang berlatih
itulah, CEO PT Djarum Budi Hartono yang juga penggemar bulu tangkis
mengamati perkembangan Liem Swie King. Dia lalu menginstruksikan kepada
King untuk latihan servis dengan sasaran ke sudut-sudut jauh base-line.
Pada setiap sudut ditempatkan sebuah tong kecil dan setiap bola servis
yang masuk ke tong diperhitungkan jumlahnya.
Terkesan dengan bakat King, Budi Hartono kemudian meminta Agus
Susanto yang juga kakak iparnya untuk melatih King lebih serius. Sebagai
hasilnya pada 1972, di Piala Moenadi, King keluar sebagai juara tunggal
putra yunior. Itu adalah gelar pertamanya di dunia bulu tangkis.
Setahun berikutnya, King menjadi runner-up PON 1973 di Jakarta. Pada
tahun itu PB PBSI memanggilnya ke Pelatnas di Senayan.
Sejak itulah perlahan-lahan King menjelma menjadi King Smash. Dia
meraih gelar kejuaraan bulu tangkis bergengsi All England pada 1978,
1979, dan 1981, dan termasuk secara beregu membawa lambang supremasi
bulu tangkis beregu putra Piala Thomas tahun 1976, 1979, dan 1984. Gelar
kemenangan Swie King menjadi puluhan bila ditambah dengan turnamen
“grand prix” yang lain. King juga menyumbang medali emas Asian Games di
Bangkok 1978, dan enam kali membela tim Piala Thomas.
Tapi dia hanya manusia yang tidak pernah sempurna. Banyak pengamat
menilai dia punya kekurangan pada mentalnya. Menjelang final All England
1980, setelah lampu-lampu dipadamkan dia tidak segera bisa tidur.
Memikirkan lawan perkasa yang sudah garang menantinya: Prakash Padukone
dari India. Kemudian King kalah. King juga pernah diskors PBSI. Dia
terlambat datang di partai tunggal putra SEA Games melawan Lee Hai Thong
dari Singapura, akibatnya dia dinyatakan kalah WO. Skorsing 3 bulan
adalah waktu yang terlalu lama, apalagi bagi seorang atlit yang haus
gelar. Dalam masa skorsing itulah, pemuda yang sesungguhnya pemalu itu
tiba-tiba terjun di dunia film. Ia bermain dalam film Sakura Dalam
Pelukan, mendampingi Eva Arnaz yang sexy itu.
Mei 1984, pada kejuaraan bulu tangkis beregu Piala Thomas melawan
Cina, lewat pertarungan seru di Kuala Lumpur, King yang bermain di
tunggal pertama dan diharapkan membawa kemenangan, sekaligus memudahkan
jalan bagi pemain selanjutnya ternyata dia kandas. Ia kalah rubber set
15-7, 11-15, 10-15 dari pemain Cina yang jadi musuh bebuyutannya, Luan
Jin, tapi Piala Thomas berhasil diboyong. Demikian juga beberapa waktu
sebelumnya, di arena All England, King juga gagal. Tapi kali ini dia
dihentikan pemain tangguh Denmark, Morten Frost Hansen. Dari serangkaian
kegagalan tersebut, King akhirnya memutuskan mundur dari percaturan
bulu tangkis tunggal perseorangan, setelah berkiprah selama 15 tahun.
Kini ayah dari Alexander, Stephanie dan Michelle, serta istri Lucia
Sumiati Alamsah ini mengisi harinya dengan berkumpul bersama keluarga.
Setidaknya setiap seminggu dua kali dia masih sempat bermain tenis
sambil mengelola bisnis perhotelan dan spa di Jakarta. Ironisnya ketiga
anak Liem Swie King tidak tahu bahwa ayahnya adalah seorang legenda
bulutangkis Indonesia.
(Sumber: Dekade80)
» Read More...
Bola.net - Istora Senayan bergemuruh akibat ribuan penonton
berteriak Indonesia berulang-ulang sambil menyebutkan pebulu tangkis
tunggal putra, Simon Santoso. Inilah yang terjadi di laga final Djarum Indonesia Open Super Series Premier (DIOSSP) 2012, Minggu (17/6).
Ribuan penonton langsung bersorak kala Simon berhasil mengakhiri pertarungannya atas Du Pengyu dengan sebuah kemenangan.
Menghadapi
tunggal China tersebut, Simon berhasil mendominasi jalannya game
pertama. Angka demi angka ia dapatkan melalui pertahanan rapat dan smes
keras ke berbagai sudut. Simon memimpin 11-7, ia berada di atas angin
kala semakin membuat selisih perolehan angka melebar 17-7.
Ia juga membuat game point
pada kedudukan 20-13. Sempat membuat publik Istora tegang saat Du
perlahan mengejar perolehan angkanya, tetapi ia berhasil menempatkan
bola di depan net, Simon menang 21-18.
“Du Pengyu memang pemain
yang ulet. Bahkan, untuk menghadapinya, saya harus lebih sabar,” ujar
Simon usai pertandingan kepada Bola.net.
Simon balik tertekan, ia
menyerah 13-21 di game kedua. Di game terakhir, Simon berhasil kembali
ke bentuk permainan semula. Ia jarang melakukan kesalahan seperti yang
terjadi di game kedua, memimpin jauh 11-6, dan akhirnya Simon mengakhiri
kering gelar DIOSSP 21-11.
“Di game kedua saya memang agak
sedikit terburu-buru. Jadi, saya berusaha sebisa mungkin untuk kembali
ke permainan semula,” lanjutnya.
Kemenangan ini pun tentu menjadi modal Simon untuk menghadapi Olimpiade di London mendatang.
“Peluang saya untuk meraih medali tentu terbuka, sama seperti Taufik Hidayat.
Karena itu, saya menjadikan DIOSSP 2012 dan Singapura minggu depan,
menjadi ajang untuk latihan menghadapi Olimpiade,” pungkasnya.
Sementara itu, tiga gelar sebelumnya terdistribusi merata. Partai pertama, terjadi sesama China. Wang Xiaoli/Yu Yang melawan Zhao Yunlei/Tian Qing berhasil dimenangkan unggulan pertama Wang/Yu. Mereka menang melalui pertarungan tiga game 17-21, 21-9 dan 21-16.
Sedangkan juara ganda putra DIO 2009, Lee Yong Dae yang didukung penuh publik Istora bersama pasangan Jung Jae Sung berhasil kembali ke podium setelah mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark dengan 23-21, 19-21 dan 21-11. (esa/kny)
» Read More...
Bola.net - Berkaca dari hasil turnamen Indonesia Super Series 2012, legenda bulu tangkis Indonesia Susi Susanti berkomentar
mengenai perlunya meningkatkan regenerasi bibit atlet tunggal putri
bulu tangkis Indonesia, mengingat masih minimnya prestasi di sektor yang
dulu sempat mengalami kejayaan di tahun 90-an.
"Saya agak
prihatin dengan bibit atlet putri yang jumlahnya lebih sedikit dari
bibit putra. Regenerasi untuk bibit atlet putri sedikit terlambat," kata
Susi Susanti.
Untuk sektor ganda campuran, Indonesia memiliki pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sedangkan untuk tunggal putra, Indonesia memiliki Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro.
Menurut
peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu, minimnya prestasi di
sektor tunggal putri juga disebabkan karena terjadinya satu kekosongan
generasi di tahun 90-an.
"Di jaman saya, dulu ada tujuh tunggal putri. Salah satu yang paling muda dan menonjol adalah Mia Audina," lanjutnya.
Sejak
itu, PBSI di jamannya, menjadikan Mia Audina sebagai satu-satunya
harapan untuk tunggal putri Indonesia, sementara enam atlet putri
lainnya ditinggalkan.
Mia menjadi pemain termuda yang pernah
membela Indonesia untuk Piala Uber pada usia 14 tahun pada 1994. Ia juga
menjadi peraih medali perak untuk Indonesia di Olimpiade 1996 di
Atlanta, Amerika Serikat.
Sejumlah prestasi lain yang pernah
ditorehkan atlet kelahiran 22 Agustus 1979 tersebut antara lain, juara
Indonesia Terbuka 1998, juara Jepang Terbuka 1997, juara Singapura
terbuka 1997 dan membantu Indonesia meraih piala Uber tahun 1994 dan
1996.
Pada 1999, Mia menikah dengan penyanyi berkebangsaan Belanda Tylio Arlo Lobman dan kemudian menetap serta menjadi warga negara Belanda.
"Ketika
Mia pindah ke Belanda, maka terjadi satu kekosongan regenerasi,
sehingga para atlet muda tidak bisa mendapat bimbingan senior," lanjut
Susi.
Namun demikian, setelah melihat penampilan tunggal putri di
turnamen Indonesia Open 2012 Super Series Premier pekan lalu, Susi
mengatakan sejumlah potensi tunggal putri mulai bermunculan.
"Salah satu yang berpotensi adalah Aprilla Yuswandari. Dia sempat menyulitkan Saina Nehwal," tambah Susi. Aprilla menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang lolos ke babak dua turnamen setelah sebelumnya, Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, dan Fanetri Lindaweni gugur di babak pertama dan kualifikasi.
Aprilla
sempat merepotkan pemain India Saina Nehwal di game kedua sehingga
memaksa juara Indonesia Super Series 2012 bermain tiga game 17-21,
21-14, 13-21.
"Saina adalah pemain yang ulet dan tenang. Di sini
kematangan yang menjadi penentu. Terbukti di saat poin-poin kritis,
Saina bisa membalikkan keadaan. Ketenangan menjadi poin penting juga di
sini," kata Susi.
Susi berharap tunggal putri Indonesia bisa
bangkit dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Kurang bersinarnya
prestasi tunggal putri di turnamen paling bergengsi di Tanah Air
tersebut hendaknya dijadikan evaluasi bagi induk cabang olahraga bulu
tangkis PBSI untuk menyusun program yang baik.
"Program yang baik
dan berkesinambungan harus berjalan walaupun terjadi pergantian
pengurus setiap empat tahun sekali. Harus ada cetak biru program yang
jelas," pungkas Susi. (ant/kny)
kunjungi :
» Read More...